Cara Membuat Yoghurt Paling Mudah 100% Enak
Siapa yang tidak mengenal Yoghurt? Olahan susu yang satu ini banyak digemari baik anak-anak hingga dewasa.
Yoghurt merupakan produk susu yang diolah melalui proses fermentasi bakteri.
Untuk bakteri yang digunakan tentu saja merupakan bakteri baik yaitu Streptococcus Thermophius dan Lactobacillus Bulgaricus.
Fermentasi laktosa yang kemudian menciptakan asam laktat yang memiliki peran dalam protein susu sehingga menghasilkan tekstur kental dan aroma khas dari yoghurt.
Yoghurt dapat dibuat dari berbagai macam jenis susu, bahkan termasuk susu kedelai sekalipun. Akan tetapi yang paling banyak digunakan adalah susu sapi.
Bagi anda yang memiliki alergi terhadap susu ataupun tidak menyukai bau susu, tak perlu khawatir.
Anda masih bisa menikmati yoghurt ini tanpa adanya bau susu yang tajam maupun alergi karena memang yoghurt berbeda dari susu.
Yoghurt pun kini tak hanya dibuat dalam rasa plain saja, sudah ada berbagai kreasi yoghurt lainnya dalam berbagai varian rasa.
Tak hanya enak dikonsumsi, nyatanya yoghurt juga memberikan manfaat yang baik bagi tubuh karena memperlancar sistem pencernaan dan metabolisme di dalam tubuh.
Jika selama ini anda hanya membeli yoghurt di minimarket atau toko saja, sebenarnya anda bisa membuat sendiri yoghurt di rumah.
Caranya pun sebenarnya sangat mudah dan tak pastinya menghasilkan rasa yang enak
Bagi anda yang ingin mencoba, anda bisa mengetahui resep di bawah ini.
Hal pertama yang bisa anda lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
Pertama-tama siapkan bibit bakteri yang dibutuhkan, anda bisa membelinya di toko bahan kue atau bahan kimia
Jika anda kesulitan, anda bisa menggunakan yoghurt kemasan dengan rasa plain yang berlabe “live culture”. Ini artinya, produk tersebut memiliki kandungan bakteri hidup
Hal ini penting mengingat bakteri harus dapat berkembang biak ketika proses fermentasi susu hingga menjadi susu
Siapkan susu cair tawar, sendok kayu, thermometer, kain bersih, panci, dan wadah kedap udara
Pastikan semua alat-alat yang dipersiapkan benar-benar bersih tidak tidak terkontaminasi bakteri
Selanjutnya anda bisa memanaskan susu cair hingga mencapai suhu 70-80 derajat celcius. Proses ini dinamakan pasteurisasi, yaitu saat susu panas namun tidak sampai mendidih
Kurang lebih panaskan susu selama 15-30 menit agar bakteri yang ada di dalam susu dapat mati namun tidak smapai merusak gizi yang ada di dalam suus
Proses pemanasan ini juga dapat bertujuan untuk mengurangi kadar air yang ada di dalam susu
Sehingga usahakan untuk terus mengaduk susu selama proses pemanasan sehingga tidak menggumpal di dasar panci
Setelah susu matang, angkat susu dan dinginkan hingga pada suhu 25-30 derajat celcius. Agar tidak terkontaminasi bakteri, tutup panci menggunakan kain bersih
Jika susu sudah mulai dingin, anda bisa mencampurkan bibit bakteri ke dalam susu
Pastikan jika jumlah bakteri 5-10% dari jumlah susu. Misalnya saja jika anda menyiapkan 100 ml susu maka bibit bakteri yang dicampurkan sekitar 5-10 ml.
Namun jika anda ingin tekstur yoghurt semakin kental, anda bisa menambahkan bibit bakteri lebih banyak
Setelah itu aduk susu hingga bibit bakteri tercampur merata
Pindahkan susu ke sebuah wadah kedap udara dan kemudian tutup kembali menggunakan kain bersih yang kering
Meskipun bakteri telah tercampurkan ke dalam suus, namun anda perlu mendiamkannya terlebih dahulu kurang lebih selama 24 jam dalam suhu ruang
Hal ini dilakukan dengan tujuan agar bakteri baik di dalamnya dapat berkembang biak
Setelah 24 jam, anda dapat mengecek kembali kondisi susu
Jika susu mulai berubah menjadi kental, asam, dan berbau maka itu tanda jika yoghurt telah berhasil anda buat
Dan kini yoghurt tersebut bisa anda olah dengan diberikan aneka rasa maupun dicampur dalam makanan lainnya
Jika yoghurt yang anda buat masih sisa, maka anda bisa menyimpannya kembali ke dalam kulkas sehingga bakteri tidak dapat mati serta rasa yoghurt juga akan lebih nikmat
Tips Dalam Membuat Yoghurt
Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam proses pembuatan yoghurt agar berhasil, antara lain adalah:
Nah itu tadi cara membuat yoghurt di rumah, sangat mudah bukan? Kini anda bisa mempraktekkan cara ini di rumah.
Yoghurt merupakan produk susu yang diolah melalui proses fermentasi bakteri.

Untuk bakteri yang digunakan tentu saja merupakan bakteri baik yaitu Streptococcus Thermophius dan Lactobacillus Bulgaricus.
Fermentasi laktosa yang kemudian menciptakan asam laktat yang memiliki peran dalam protein susu sehingga menghasilkan tekstur kental dan aroma khas dari yoghurt.
Yoghurt dapat dibuat dari berbagai macam jenis susu, bahkan termasuk susu kedelai sekalipun. Akan tetapi yang paling banyak digunakan adalah susu sapi.
Bagi anda yang memiliki alergi terhadap susu ataupun tidak menyukai bau susu, tak perlu khawatir.
Anda masih bisa menikmati yoghurt ini tanpa adanya bau susu yang tajam maupun alergi karena memang yoghurt berbeda dari susu.
Yoghurt pun kini tak hanya dibuat dalam rasa plain saja, sudah ada berbagai kreasi yoghurt lainnya dalam berbagai varian rasa.
Tak hanya enak dikonsumsi, nyatanya yoghurt juga memberikan manfaat yang baik bagi tubuh karena memperlancar sistem pencernaan dan metabolisme di dalam tubuh.
Jika selama ini anda hanya membeli yoghurt di minimarket atau toko saja, sebenarnya anda bisa membuat sendiri yoghurt di rumah.
Caranya pun sebenarnya sangat mudah dan tak pastinya menghasilkan rasa yang enak
Bagi anda yang ingin mencoba, anda bisa mengetahui resep di bawah ini.
Langkah Sederhana Membuat Yoghurt Dengan Mudah
1# Siapkan alat dan bahan
Hal pertama yang bisa anda lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
Pertama-tama siapkan bibit bakteri yang dibutuhkan, anda bisa membelinya di toko bahan kue atau bahan kimia
Jika anda kesulitan, anda bisa menggunakan yoghurt kemasan dengan rasa plain yang berlabe “live culture”. Ini artinya, produk tersebut memiliki kandungan bakteri hidup
Hal ini penting mengingat bakteri harus dapat berkembang biak ketika proses fermentasi susu hingga menjadi susu
Siapkan susu cair tawar, sendok kayu, thermometer, kain bersih, panci, dan wadah kedap udara
Pastikan semua alat-alat yang dipersiapkan benar-benar bersih tidak tidak terkontaminasi bakteri
2# Panaskan Susu
Selanjutnya anda bisa memanaskan susu cair hingga mencapai suhu 70-80 derajat celcius. Proses ini dinamakan pasteurisasi, yaitu saat susu panas namun tidak sampai mendidih
Kurang lebih panaskan susu selama 15-30 menit agar bakteri yang ada di dalam susu dapat mati namun tidak smapai merusak gizi yang ada di dalam suus
Proses pemanasan ini juga dapat bertujuan untuk mengurangi kadar air yang ada di dalam susu
Sehingga usahakan untuk terus mengaduk susu selama proses pemanasan sehingga tidak menggumpal di dasar panci
3# Dinginkan Susu
Setelah susu matang, angkat susu dan dinginkan hingga pada suhu 25-30 derajat celcius. Agar tidak terkontaminasi bakteri, tutup panci menggunakan kain bersih
4# Masukkan Bakteri Ke Dalam Susu
Jika susu sudah mulai dingin, anda bisa mencampurkan bibit bakteri ke dalam susu
Pastikan jika jumlah bakteri 5-10% dari jumlah susu. Misalnya saja jika anda menyiapkan 100 ml susu maka bibit bakteri yang dicampurkan sekitar 5-10 ml.
Namun jika anda ingin tekstur yoghurt semakin kental, anda bisa menambahkan bibit bakteri lebih banyak
Setelah itu aduk susu hingga bibit bakteri tercampur merata
Pindahkan susu ke sebuah wadah kedap udara dan kemudian tutup kembali menggunakan kain bersih yang kering
5# Diamkan Yoghurt
Meskipun bakteri telah tercampurkan ke dalam suus, namun anda perlu mendiamkannya terlebih dahulu kurang lebih selama 24 jam dalam suhu ruang
Hal ini dilakukan dengan tujuan agar bakteri baik di dalamnya dapat berkembang biak
Setelah 24 jam, anda dapat mengecek kembali kondisi susu
Jika susu mulai berubah menjadi kental, asam, dan berbau maka itu tanda jika yoghurt telah berhasil anda buat
Dan kini yoghurt tersebut bisa anda olah dengan diberikan aneka rasa maupun dicampur dalam makanan lainnya
6# Simpan Dalam Lemari Es
Jika yoghurt yang anda buat masih sisa, maka anda bisa menyimpannya kembali ke dalam kulkas sehingga bakteri tidak dapat mati serta rasa yoghurt juga akan lebih nikmat
Tips Dalam Membuat Yoghurt
Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam proses pembuatan yoghurt agar berhasil, antara lain adalah:
- Pastikan anda menggunakan wadah kedap udara. Wadah yang dapat tertutup rapat bisa melancarkan proses fermentasi.
- Saat anda menggunakan yoghurt plain, jangan lupa untuk melihat masa kadaluarsanya
- Saat memasukkan ke dalam wadah, pastikan jika susu dalam kondisi hangat. Tidak terlalu dingin atau tidak terlalu hangat.
- Pastikan jika perbandingan antara susu dan bibit bakter tepat sehingga dapat menghasilkan tekstur dan rasa yoghurt yang pas.
Nah itu tadi cara membuat yoghurt di rumah, sangat mudah bukan? Kini anda bisa mempraktekkan cara ini di rumah.